Pengaruh sistem pengapian pada mesin vespa 2 tak tahun 1981

  • I Nyoman Sutarna Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Bali
  • I Nengah Ludra Antara Politeknik Negeri Bali

Abstract

Mesin vespa 2 tak terdiri dari beberapa sistem yaitu, sistem pengapian, sistem bahan bakar, dan sistem pelumasan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh sistem pengapian pada mesin vespa 2tak. Penelitian dilakukan dengan eksperimen yaitu melakuan pengamatan langsung pada pengguna vespa 2 tak tahun 1981. Data yang diperoleh dari hasil kuesioner yang disebarkan, 90% menyatakan bahwa kerusakan yang sering terjadi adalah sistem pengapian, 10% sistem bahan bakar. Data yang diperoleh dianalisis dengan membandingkan data sebelum dioperasikan dengan setelah dioperasikan sejauh 1500 km. Hasil analisis menunjukkan sebelum diopersaikan celah platina 0,02 mm dan setelah celah platina 0,05 mm, ada perubahan celah platina sebesar 0,03. Induksi yang terjadi sangat kecil mengakibatkan suara mesin vespa tak stabil, tarikan awal berkurang, terjadinya knoking. Kesimpulannya adalah sistim pengapian berpengaruh pada mesin vespa 2tak. Disarankan pengguna vespa 2 tak yang masih menggunakan sistem pengapian konvensional untuk rutin melakukan perawatan pada sistem pengapiannya, untuk mengurangi masalah saat berkendaraan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Mar 31, 2021
How to Cite
SUTARNA, I Nyoman; ANTARA, I Nengah Ludra. Pengaruh sistem pengapian pada mesin vespa 2 tak tahun 1981. Journal of Applied Mechanical Engineering and Green Technology, [S.l.], v. 2, n. 1, p. 16-19, mar. 2021. ISSN 2684-8201. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/JAMETECH/article/view/2463>. Date accessed: 13 apr. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.31940/jametech.v2i1.2463.
Section
Articles