OPTIMALISASI KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI DAERAH IRIGASI SENGEMPEL, KABUPATEN BADUNG

  • I Nyoman Sedana Triadi Politeknik Negeri Bali
  • I Nyoman Anom P Winaya Politeknik Negeri Bali
  • I Wayan Sudiasa Politeknik Negeri Bali

Abstract

Bendung Sengempel terletak di desa Bongkasa, kecamatan Abiansemal, kabupaten Badung.  Bendung Sengempel memanfaatkan aliran Tukad Ayung memiliki panjang sungai utama 42,64 km dan luas DAS 225,30 km2.  Daerah Irigasi sengempel  memiliki luas persawahan 75 ha dengan  sistem irigasi yang memanfaatkan Bendung sengempel, selama ini terus mengalami kekurangan pasokan air sehingga pola tanam yang dilaksanakan belum optimal. Perlu adanya penelitian tetang analisis pola tata tanam di daerah Irigasi Sengempel, terkait dengan optimalisasi kebutuhan air irigasi di wilayah ini. Kebutuhan air irigasi di sawah ditentukan oleh beberapa faktor antara lain: penyiapan lahan; penggunaan konsumtif; perkolasi dan rembesan; penggantian lapisan air;curah hujan efektif dan pola tanam. Optimalisasi pola tanam di suatu daerah  irigasi terkait dengan kebutuhan air irigasi yang paling efisien.Pola tanam yang paling optimal dan efisien dari 4 (empat) alternatif yang diusulkan di Daerah Irigasi Sengempel adalah alternatif pertama dengan mulai tanam padi pertama pada tanggal 1 Oktober, padi kedua pada tanggal 1 Februari dan mulai tanam palawija tanggal 1 Mei, dan total kebutuhan air irigasi untuk luas persawahan 952,925 lt/dt atau 0.952 m3/dt.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Oct 1, 2017
How to Cite
TRIADI, I Nyoman Sedana; WINAYA, I Nyoman Anom P; SUDIASA, I Wayan. OPTIMALISASI KEBUTUHAN AIR IRIGASI DI DAERAH IRIGASI SENGEMPEL, KABUPATEN BADUNG. Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi, [S.l.], v. 17, n. 2, p. 80-85, oct. 2017. ISSN 2580-5630. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/LOGIC/article/view/570>. Date accessed: 21 oct. 2017.