PENGARUH PLATINA TERHADAP SISTEM PENGAPIAN PADA MESIN VESPA 2 TAK TAHUN 1981

  • I Nyoman Sutarna Politeknik Negeri Bali
  • I Nengah Darma Susila Politeknik Negeri Bali
  • I Made Aryana Politeknik Negeri Bali

Abstract

Vespa diproduksi oleh pabrikan kendaraan Italia. Menurut langkah  kerjanya ada dua yaitu  vespa 2 tak dan  vespa 4 tak. Sistem pengapiannya  terdiri dari koil penyalaan, platina, kondensor, busi, dan kumparan platina. Pada sistem pengapian ini sering terjadi kerusakan  saat perjalanan jauh. Tujuan penelitian  adalah  mengetahui pengaruh platina terhadap sistem pengapian pada mesin vespa 2 tak. Penelitian  dilakukan dengan eksperimen yaitu melakuan pengamatan langsung kepada pengguna vespa 2 tak tahun 1981. Data yang diperoleh dianalisis dari perbandingan sebelum dioperasikan dengan setelah dioperasikan sejauh 1500 km. Hasil analisis menunjukkan sebelum diopersaikan celah platina  0,03 mm dan setelah  celah platina  0,05 mm, ini ada perubahan celah platina sebesar 0,02. Induksi yang terjadi sangat kecil mengakibatkan suara mesin vespa tak stabil, tarikan awal berkurang, terjadinya knoking. Kesimpulannya adalah platina berpengaruh terhadap sitem pengapian.  Disarankan pengguna   vespa 2 tak  masih menggunakan sistem pengapian konvensional untuk rutin melakukan perawatan  pada platina, mengurangi masalah pada saat berkendara.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Nov 30, 2017
How to Cite
SUTARNA, I Nyoman; SUSILA, I Nengah Darma; ARYANA, I Made. PENGARUH PLATINA TERHADAP SISTEM PENGAPIAN PADA MESIN VESPA 2 TAK TAHUN 1981. LOGIC Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi, [S.l.], v. 17, n. 3, p. 158-162, nov. 2017. ISSN 2580-5630. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/LOGIC/article/view/606>. Date accessed: 16 oct. 2018. doi: http://dx.doi.org/10.31940/logic.v17i3.606.
Section
Articles