PUPUH GINADA “EDA NGADEN AWAK BISA”: KAJIAN LINGUISTIK KEBUDAYAAN

  • I Gusti Putu Sutarma Politeknik Negeri Bali
  • I Wayan Jendra Politeknik Negeri Bali

Abstract

“Eda Ngaden Awak Bisa”, merupakan salah satu Pupuh Ginada yang masih hidup dan digunakan oleh masyarakat Bali. Sebagai wacana kebudayaan masyarakat Bali (kearifan lokal Bali), pupuh  (tembang) ini merupakan fenomena kebahasaan (linguistik) yang memiliki bentuk, fungsi, dan makna yang unik.  Maknanya unik, karena  mengandung nilai-nilai filosofi kehidupan yang sangat baik.  Oleh karena itu, sangat menarik untuk dikaji. Untuk mengetahui bentuk, fungsi, dan makna atau  nilai-nilai kehidupan itulah, penelitian ini dilakukan ditinjau dari sudut pandang Linguistik Kebudayaan. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan metode simak dengan bantuan teknik catat. Data dianalisis dengan metode padan dan metode agih kemudian hasilnya disajikan dengan metode formal dan informal. Sebagai landasan pijakan, penelitian ini menggunakan beberapa teori, seperti: Teori Linguistik Kebudayaan yang disinergikan dengan Teori Struktural (Ferdinand de Saussure) untuk menganalisis bentuk Pupuh Ginada ”Eda Ngaden Awak Bisa”, Teori Fungsi Bahasa  (Leech) untuk menganalisis fungsi Pupuh Ginada ”Eda Ngaden Awak Bisa”, dan Teori Semiotika Sosial (Halliday) untuk menganalisis makna Pupuh Ginada ”Eda Ngaden Awak Bisa”. Hasil penelitian ini mendapatkan bahwa: (1) bentuk Pupuh Ginada ”Eda Ngaden Awak Bisa” adalah sebuah karya seni berupa puisi yang diikat oleh Guru Wilangan dan Guru Suara (Padalingsa) yang banyaknya pitung carik, yaitu: 8a, 8i, 8a, 8u, 8a, 4i, dan 8a; (2) fungsi Pupuh Ginada ”Eda Ngaden Awak Bisa” secara umum adalah sebagai sarana hiburan, sedangkan berdasarkan fungsi komunikatif bahasa fungsinya adalah informasional, ekspresif, direktif, estetis, dan phatik; dan (3) makna tersirat Pupuh Ginada ”Eda Ngaden Awak Bisa” adalah menyatakan: tidak sombong, tekun/disiplin, dan terus belajar

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Oct 9, 2019
How to Cite
SUTARMA, I Gusti Putu; JENDRA, I Wayan. PUPUH GINADA “EDA NGADEN AWAK BISA”: KAJIAN LINGUISTIK KEBUDAYAAN. Proceedings, [S.l.], p. 77-86, oct. 2019. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/Proceedings/article/view/1506>. Date accessed: 17 oct. 2019.