PENANGANAN SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN

  • I Ketut Nuraga Universitas Pendidikan Nasional
  • Irma Suryanti CV Amertha Nirwana

Abstract

Pertumbuhan penduduk perkotaan yang amat pesat saat ini seharusnya diikuti dengan penyediaan prasarana dan sarana dasar kota yang memadai. Salah satunya adalah sarana dan prasarana system drainase kota yang nyaman sehingga pada musim hujan tidak terjadi banjir dan genangan di badan jalan yang dapat mengganggu kegiatan pemerintah dan masyarakat perkotaan. Perencanan sistem drainase yang berwawsan lingkungan dan berkelanjutan saat ini diharapkan secara fungsional tidak hanya mengalirkan air buangan hujan dan limbah lainnya, tetapi juga harus bisa berfungsi untuk menampung air kelebihan dengan membuat retarding basin pada suatu sisi saluran atau sungai atau di tengah-tengah badan sungai. Retarding bazin adalah juga berfungsi sebagai folder dan menurunkan ketinggian banjir pada daerah hilir dengan menampung kedalam areal genangan seperti waduk. Tampungan banjir ini nantinya dapat berguna untuk jenis pemanfaatan air lainnya, seperti untuk air minum, air penggelontoran kota dan lain-lain. Saat ini sistem drainase agar direncanakan dengan konsep ramah lingkungan dimana sistem drainase menjadi hijau, dapat berfungsi sebagai kawasan wisata dan konstruksinya dibuat dengan kontruksi beton preecast dengan metode SPS (Sistem Panel Serbagunan) yang menjadikan sungai bersih dan indah

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jan 21, 2020
How to Cite
NURAGA, I Ketut; SURYANTI, Irma. PENANGANAN SISTEM DRAINASE BERWAWASAN LINGKUNGAN. Proceedings, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 1-6, jan. 2020. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/Proceedings/article/view/1651>. Date accessed: 27 feb. 2020.