ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN TEMBOK BATA UNTUK MENGURANGI DEFLEKSI YANG TERJADI

  • Gede Gopala Krsna Hari Politeknik Negeri Bali
  • I Wayan Arya Politeknik Negeri Bali
  • I Wayan Suasira Politeknik Negeri Bali

Abstract

Pada umumnya, designer struktur mendesain pembangunan rumah bertingkat dengan dimensi balok yang relatif besar untuk mengurangi lendutan, dan menjadikan bata sebagai beban pada perhitungan struktur, dimana interaksi antara dinding dan struktur beton bertulang diabaikan. Penggunaan dimensi penampang yang besar akan mengacu pada banyaknya material yang digunakan, dimana nantinya material yang digunakan akan berdampak pada besarnya sumber dana yang harus disediakan. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis sampai sejauh manakah pengaruh tembok bata dapat digunakan sebagai pengaku untuk mengurangi defleksi akibat bebanbeban yang bekerja pada struktur sehingga dengan adanya pengaku tembok bata akan dapat mengurangi dimensi balok dan juga dapat meminimalkan biaya yang dikeluarkan. Analisis perhitungan struktur dilakukan menggunakan aplikasi SAP2000.  Dinding bata dianggap sebagai pengaku (infill frame) dan dimodelkan sebagai shell, kemudian akan dibandingkan dengan dinding bata yang dianggap sebagai beban terbagi merata (open frame). Hasil penelitian ini menunjukkan pengunaan tembok bata untuk mengurangi defleksi mempunyai pengaruh yang signifikan,  bahkan setelah dilakukan pengurangan dimensi balok, nilai lendutan masih lebih kecil dari lendutan balok tanpa pengaku tembok bata, sehingga dengan menggunakan tembok bata sebagai pengaku dapat dilakukan pengurangan dimensi balok struktur. 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jan 21, 2020
How to Cite
HARI, Gede Gopala Krsna; ARYA, I Wayan; SUASIRA, I Wayan. ANALISIS PENGARUH PENGGUNAAN TEMBOK BATA UNTUK MENGURANGI DEFLEKSI YANG TERJADI. Proceedings, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 253-258, jan. 2020. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/Proceedings/article/view/1697>. Date accessed: 10 apr. 2020.