SIMULASI PEMISAH KEMATANGAN BUAH JERUK BERDASARKAN WARNA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328P

  • I Ketut Darminta Politeknik Negeri Bali
  • I Nyoman Sukarma Politeknik Negeri Bali
  • I Made Budiawan Politeknik Negeri Bali

Abstract

Pada saat ini masih banyak pekerjaan pertanian yang masih menggunakan tenaga pekerja (tradisional) dalam melakukan kegiatan produksi dan setelah produksi tanaman jeruk, salah satu contoh adalah penyortiran buah. Penyortiran buah merupakan tahap pemisahan buah hasil panen berdasarkan tingkat kematangan buah, ditandai dengan perbedaan warna buah jeruk. Tingkat kematangan pada buah jeruk dibagi menjadi 3 tingkatan, yaitu : hijau, hijau kekuning-kuningan dan kuning. Warna hijau biasanya memiliki kandungan rasa yang asam, Warna hijau kekuning-kuningan memiliki karakteristik rasa yang manis disertai dengan sedikit rasa asam dan memiliki kandungan banyak air. Sedangkan warna kuning memiliki rasa yang manis. Pengelompokan buah jeruk pada beberapa industri pertanian saat ini masih dilakukan dengan cara konvensional, tentunya memiliki kekurangan, seperti manusia memiliki keterbatasan dalam waktu pengerjaan dan berpikir, seringkali merasa jenuh atau lalai untuk melakukan penyortiran dalam waktu yang lama. Perancangan sistem yang berbasis mikrokontroler atmega 328P dapat membantu meringankan pekerjaan manusia  dengan membuat alat pemisah buah berdasarkan warna yang dilengkapi dengan sensor photodioda sebagai pemilih warna yang dilengkapi dengan motor servo sebagai pemisah.


SIMULASI PEMISAH KEMATANGAN BUAH JERUK BERDASARKAN WARNA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328P


Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jul 29, 2017
How to Cite
DARMINTA, I Ketut; SUKARMA, I Nyoman; BUDIAWAN, I Made. SIMULASI PEMISAH KEMATANGAN BUAH JERUK BERDASARKAN WARNA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328P. Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika, [S.l.], v. 7, n. 2, p. 27-31, july 2017. ISSN 2580-5630. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/matrix/article/view/520>. Date accessed: 05 june 2020. doi: http://dx.doi.org/10.31940/matrix.v7i2.520.