PENGARUH VARIASI DIAMETER PIPA KAPILER PADA SIKLUS TEMPERATUR RENDAH TERHADAP PERFORMANSI TRAINER UNIT SISTEM REFRIGERASI CASCADE

  • I Wayan Adi Subagia Program Studi Teknik Pendingin dan Tata Udara, Politeknik Negeri Bali
  • I Dewa Made Susila

Abstract

Sistem refrigerasi cascade merupakan salah satu sistem yang digunakan pada sistem refrigerasi temperatur rendah, keuntungan sistem ini dapat menggunakan jenis refrigeran yang berbeda. Banyak parameter yang mempengaruhi performansi sistem refrigerasi, salah satunya geometri (diameter) pipa kapiler sebagai alat ekspansi yang digunakan pada sistem refrigerasi kompresi uap. Oleh karena itu pada penelitian ini akan dilakukan studi pengaruh penggunaan diameter pipa kapiler yang berbeda, pada sistem refrigerasi cascade dua tingkat terhadap performansi sistem. Dari hasil pengujian untuk penggunaan diameter pipa kapiler 0,036” dan 0,042” didapat rasio tekanan sebesar 4,01 dan 2,81 atau meningkat sebesar 42,6 % untuk penggunaan diameter pipa kapiler yang lebih kecil, capaian temperatur evaporator terendah masing-masing sebesar -37,2 oC dan -20,9 oC, COP sistem 0,74 lebih rendah sebesar 22,9% dibandingkan dengan penggunaan pipa kapiler 0,042” sebesar 0,91, dan konsumsi daya sistem sebesar 0,935 kW lebih besar 0,3 % dibandingkan menggunakan pipa kapiler diameter 0,042” sebesar 0,932 kW.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Feb 24, 2017
How to Cite
ADI SUBAGIA, I Wayan; SUSILA, I Dewa Made. PENGARUH VARIASI DIAMETER PIPA KAPILER PADA SIKLUS TEMPERATUR RENDAH TERHADAP PERFORMANSI TRAINER UNIT SISTEM REFRIGERASI CASCADE. Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi, [S.l.], v. 16, n. 3, p. 171, feb. 2017. ISSN 2580-5649. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/LOGIC/article/view/227>. Date accessed: 05 july 2022.
Section
Articles