ANALISIS NUMERIK SISTEM PENGERINGAN DAGING DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PENGERING ENERGI SURYA

  • I Ketut Guna Arta Politeknik Negeri Bali

Abstract

Energi surya merupakan sumber energi yang tidak pernah habis, sehingga menjadi potensi sumber energi untuk berbagai kebutuhan. Manfaat terbesar dari pemanfaatan energi surya adalah karena energi ini berkelanjutan dan bebas dari polusi. Salah satu pemanfaatan energi surya adalah sistem pengering. Pengeringan merupakan metode pengawetan dengan cara pengurangan kadar air dari bahan sampai batas yang diinginkan sehingga dapat memperpanjang daya simpan. Menyadari pentingnya proses pengeringan terhadap produk untuk keperluan penyimpanan dalam waktu lama, maka dikembangkan alat pengering daging energi surya. Alat pengering daging energi surya dianalisis menggunakan pemodelan simulasi CFD untuk mengetahui proses pengeringan yang terjadi di dalam alat pengering tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh sistem pengering daging energi surya yang optimal. Salah satu manfaat penggunaan simulasi menggunakan CFD adalah ukuran alat dapat dimodifikasi sedemikian rupa tanpa memerlukan biaya yang besar. Proses simulasi dilakukan dalam beberapa tahap yaitu pembentukan geometri dari alat pengering, meshing geometri yang sudah terbentuk, penentuan kondisi batas dan analisa menggunakan software Fluent. Penelitian dilakukan dalam dua hari. Besaran-besaran yang dipakai dalam analisis pada Fluent diperoleh melalui hasil perhitungan dengan mengacu pada pengukuran temperatur udara yang masuk pada inlet alat pengering. Hasil dari simulasi dituangkan ke dalam bentuk gambar dan grafik. Dari hasil pengukuran dan perhitungan, diperoleh temperatur udara masuk pada inlet tertinggi adalah 305K dan terrendah adalah 301K. Data tersebut kemudian diolah dengan memasukkan harga radiasi pada setiap dinding dari alat pengering. Berat daging keseluruhan yang dikeringkan adalah 25kg. Berdasarkan perhitungan, massa akhir daging setelah dikeringkan adalah 7,1kg dengan penurunan kadar air sebesar 17,9kg. Untuk mengeringkan daging sampai mencapai massa akhir 7,1kg dibutuhkan waktu 9,178 jam. Dari simulasi terhadap sistem pengeringan daging yang telah dilakukan diperoleh hasil pengeringan pada temperatur awal 305K mempunyai hasil yang lebih baik bila dibandingkan dengan hasil dengan temperatur awal 301K.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Feb 26, 2017
How to Cite
ARTA, I Ketut Guna. ANALISIS NUMERIK SISTEM PENGERINGAN DAGING DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PENGERING ENERGI SURYA. Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi, [S.l.], v. 14, n. 2, p. 112, feb. 2017. ISSN 2580-5649. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/LOGIC/article/view/288>. Date accessed: 04 july 2022.
Section
Articles