Analisis Perubahan Sinyal Frekuensi Input Terhadap Kebutuhan Kapasitas Catu Daya DC Power Amplifer OCL

  • I Made Sumerta Yasa Politeknik Negeri Bali
  • I Putu Sutawinaya Politeknik Negeri Bali

Abstract

Audio amplifier idealnya akan menghasilkan sinyal keluaran yang bentuknya sama persis dengan bentuk sinyal masukan, hanya amplitudonya lebih besar karena adanya penguatan (gain). Namun, sayangnya di dunia ini tidak ada yang ideal. Sinyal keluaran dari audio amplifier selalu tidak sama persis bentuknya dibandingkan dengan sinyal masukannya.


Cacat pada audio amplifier dapat  berupa dengung, suara kurang kencang, treble pecah, bass tidak penuh, interfrensi dan lainnya. Hal ini dapat terjadi disebabkan oleh salah satunya berupa catu daya DC power amplifier yang tidak stabil atau kapasitas catu dayanya kurang.


Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh sinyal  input dengan frekuensi yang berbeda dari 20 Hz sampai  dengan 20 KHz terhadap kebutuhan  catu daya DC nya pada power amplifier OCL tersebut.


Dari penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa dengan perubahan frekuensi  input power amplifier maka terjadi perubahan kebutuhan kapasitas daya yang berubah pula,  pada frekuensi input rendah membutuhkan catu daya yang lebih besar dibandingkan dengan pada saat diberikan sinyal frekuensi input tinggi, sehingga dalam merancang power supply DC untuk power amplifier OCL sangat perlu diperhatikan kestabilannya pada kondisi frekuensi rendah atau nada-nada rendah pada saat mendengarkan musik.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Mar 21, 2017
How to Cite
YASA, I Made Sumerta; SUTAWINAYA, I Putu. Analisis Perubahan Sinyal Frekuensi Input Terhadap Kebutuhan Kapasitas Catu Daya DC Power Amplifer OCL. Logic : Jurnal Rancang Bangun dan Teknologi, [S.l.], v. 15, n. 3, p. 176, mar. 2017. ISSN 2580-5649. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/LOGIC/article/view/496>. Date accessed: 26 may 2022.
Section
Articles