LEARNING CENTRE (LC) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MANDIRI DI MASA PANDEMI: TANTANGAN DAN SOLUSI

  • I Made Rai Jaya Widanta Politeknik Negeri Bali
  • Putu Dyah Hudiananingsih Politeknik Negeri Bali
  • Anak Agung Raka Sitawati Politeknik Negeri Bali
  • I Wayan Dana Ardika Politeknik Negeri Bali
  • Nyoman Rajin Aryana Politeknik Negeri Bali
  • I Putu Yoga Laksara Politeknik Negeri Bali

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengungkap pembelajaran bahasa Indonesia secara mandiri pada program learning centre (LC) oleh mahasiswa darmasiswa di masa pandemi covid-19. Selain itu, kajian ini juga bermaksud mengungkap tantangan yang dihadapi mahasiswa tersebut selama pembelajaran serta solusi yang dapat ditawarkan setelah memperhatikan problema-problema yang dihadapinya. Sebanyak 15 orang mahasiswa darmasiswa dilibatkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di LC sebelum pandemi covid-19. Namun pada pertengahan periode pembelajaran, pandemi covid-19 terjadi pembelajaran yang mensyaratkan pembelajaran di LC dengan model online. Data tentang tantangan pemebelajaran bahasa Indonesia secara mandiri di LC digali dengan cara mengobservasi dan mewawancarai responden. Data tersebut kemudian diekpslikasi, dan diidentifikasi disandingkan dengan teori. Hasil kajian ini mampu mengungkap bahwa ada enam buah masalah pembelajaran on line, seperti waktu belajar, komunikasi dengan dosen pengajar dan instruktur, evaluasi pembelajaran, kesiapan materi ajar, dan serta minat belajar siswa. Solusi terhadap problema pembelajaran bahasa Indonesia bermodel LC secara online model pembelajaran LC secara online dengan menyempurnakan terhadap model pemeblajaran yang diterapkan sebelum era covid-19.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
May 21, 2021
How to Cite
WIDANTA, I Made Rai Jaya et al. LEARNING CENTRE (LC) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MANDIRI DI MASA PANDEMI: TANTANGAN DAN SOLUSI. Proceedings, [S.l.], p. 133-143, may 2021. Available at: <http://ojs.pnb.ac.id/index.php/Proceedings/article/view/2565>. Date accessed: 27 oct. 2021.