EVALUASI TARIF ANGKUTAN OJEK DI KOTA DENPASAR

  • I Wayan Darya Suparta Politeknik Negeri Bali
  • I Ketut Gede Bandesa Politeknik Negeri Bali

Abstract

Ojek merupakan angkutan kapasitas angkut satu orang penumpang. Ojek memiliki kelebihan
dibandingkan mobil. Angkutan relatif cepat dan fleksibel, namun faktor keselamatan kurang aman dan nyaman. Masalah yang dibahas adalah tarif angkutan yang proporsional bagi pengguna jasa di terminal Ubung, Denpasar, berdasarkan perhitungan biaya operasi kendaraan (BOK). Kondisi tarif ideal menurut referensi. Sesuaikan dengan biaya operasi sepeda motor / kilometer (jarak tempuh); Kelayakan operasi sepeda motor dari umur ekonomisnya; Biaya langsung maupun tak langsung dari administrasi tahun sepeda motor.
Kenaikan BBM yang cukup besar dari kenaikan pendapatan / operasi Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi tarif minimum angkutan ojek di kota Denpasar. Berdasarkan analisa BOK diperoleh tarif minimum rata-rata/km sebesar Rp. 1757,77 lebih kecil dari tarif rata-rata/km yang ada sebesar Rp. 78,71 dan adanya kenaikkan BBM menyebabkan tarif minimum rata-rata/km menjadi sebesar Rp 2.980,52 lebih kecil dari tarif yang telah dinaikkan operator ojek sebesar Rp 13,85.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Mar 18, 2017
How to Cite
SUPARTA, I Wayan Darya; BANDESA, I Ketut Gede. EVALUASI TARIF ANGKUTAN OJEK DI KOTA DENPASAR. Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika, [S.l.], v. 4, n. 1, p. 12, mar. 2017. ISSN 2580-5630. Available at: <https://ojs.pnb.ac.id/index.php/matrix/article/view/474>. Date accessed: 17 june 2024.