KARAKTERISTIK BATA MERAH LOKAL BALI

  • I Wayan Intara Politeknik Negeri Bali

Abstract

Saat ini sulit memperoleh karakteristik material bata merah yang seragam di Bali, karena pada
umumnya pembuatan material bata merah dilakukan secara manual dengan proses pabrikasi yang sederhana. Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlu dilakukan suatu penelitian mengenai karakteristik bata merah. Bata merah diambil dari produsen bata lokal Gianyar, Tabanan dan Negara mengacu pada SNI 15-0686-1989. Pengujian dilakukan terhadap : Dimensi, nilai absorpsi, warna, keretakan, dan kuat tekan. Kuat tekan karakteristik bata merah Gianyar, Negara dan Tabanan sebesar 3,715 N/mm², 5,414 N/mm2 dan 4,861 N/mm2. Hanya bata Negara yang menurut SNI 15-0686-1989 berada diatas standar berdasarkan nilai rata-rata kuat tekan bruto terendah yaitu 5 N/mm². Serta nilai absorpsi bata merah sebesar 33,34%, 22,96% dan 34,43%. Bata merah Gianyar memiliki dimensi rata-rata dalam tebal, lebar, dan panjang masing-masing 55 mm, 110 mm, dan 230 mm, Tabanan 59 mm, 107 mm dan 218 mm, Negara 50 mm, 103 mm dan 220 mm, dengan penyimpangan kesikuan terhadap lebar, kebengkokan terhadap panjang dan kebengkokan terhadap diagonal rata-rata memenuhi standar SNI 15-0686-1989 yaitu tidak lebih dari 4 mm.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Feb 15, 2017
How to Cite
INTARA, I Wayan. KARAKTERISTIK BATA MERAH LOKAL BALI. Matrix : Jurnal Manajemen Teknologi dan Informatika, [S.l.], v. 5, n. 1, p. 45, feb. 2017. ISSN 2580-5630. Available at: <https://ojs.pnb.ac.id/index.php/matrix/article/view/80>. Date accessed: 27 feb. 2024.